Penyembe
Masyarakat desa Sade masih melestarikan warisan para leluhur yaitu 'penyembe' namanya. Yang mana ‘penyembe’ ini salah satu tradisi yang digunakan pada ritual-ritual tertentu.
Merupakan penerang dalam gelapnya malam yang penuh rasa dan makna, menyala ketika terik hingga fajar
menyapa, dengan berbahan bakar minyak kelapa, dengan wadah kerang yang disematkan pada bambu tua, bertengger depan rumah para warga.
Saya mendeskripsikan 'penyembe' sebagai cahaya. Karena layaknya cahaya yang sebagai penerang, yang mampu mengaktifkan indara penglihatan, memberikan kehangatan, keamanan, dan kenyamanan pada jiwa yang takut akan gelapnya ruang dan malam.
unik, tapi kok tusannya terbatas, tolong dikembangkan ya agar lombok terkenal dengan berbagai ragam ritual dan kebudayaan.
BalasHapusSamgat bermanfaat.
BalasHapusTerimakasih unt ilmunya.
Sangat unik ...banyak sekali tradisi budaya yang ada di Sasak...tpi saya baru melihat tradisi yang sangat unik inii...terima kasih mbak muna...tpi sya rasa tulisannya terlalu sedikit..coba ditambahin lagi deh mbak biar baguss ☺☺supaya kita bisa tau banyak tentang sasak๐๐
BalasHapusSangat unik ...banyak sekali tradisi budaya yang ada di Sasak...tpi saya baru melihat tradisi yang sangat unik inii...terima kasih mbak muna...tpi sya rasa tulisannya terlalu sedikit..coba ditambahin lagi deh mbak biar baguss ☺☺supaya kita bisa tau banyak tentang sasak๐๐
BalasHapusTerimkasih guys atas masukannya,
BalasHapustulisan nya sangat bermanfaat mbak muna
BalasHapusTrims mbk, sering kunjungi blog ini yahh
HapusBagus skali, adakah di daerah lain yg ada penyembe di rumah mereka selain dari desa Sade? ?
BalasHapusNah untuk yang ini saya blm tau mb, tapi menurut saya setiap desa/daerah pasti memiliki penyembe (tanda),
Hapusritual-ritual seperti apa tepatnya yang dimaksudkan?
BalasHapusmaaf sebelumnya, walaupun saya orang sasak, saya baru tahu tentang hal ini.
saya penasaran nih. :D
Untuk ritualnya saya kehilangan data namun ada yang saya ingat ritualnya yaitu ngurisan, kemudian ketika mau membangun rumah, nah disinilah penyembe di gunakan
HapusWalaupun satu daerah. Ternyata cara nyembe berbeda. Kalau di tempat tinggal saya. Seseorang disembe dengan cara dijampi2 dan di tempel mamak(sirih) pada kening, lutut, dan tangan.
BalasHapusIya begitulah, awalnya saya juga mikirya gitu, itulah keberagaman budaya min,
HapusWow
BalasHapusJust wow ?๐
Hapuspostingan yang sangat bagus dan menarik
BalasHapusunik..
BalasHapusWah baru tau tentang penyembe ini ๐
BalasHapusbermanfaat!
BalasHapusTradisi ini unik sekali., terimakasih menambah wawasan ๐
BalasHapusKomentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapus